Penjas dimasa Pandemi

 

            

Mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan adalah mata pelajaran yang sangat penting untuk dipelajari siswa dimasa sekarang ini, karna dengan pengetahuan mengenai kesehatan dan praktek olahraga siswa dapat membentengi diri salahsatunya dengan meningkatkan daya tahan tubuh (imunitas) untuk mencegah corona virus. Dengan olahraga teratur menjadi salhsatu cara untuk menjaga kesehatan.N

amun pola pembelajaran dirumah pastinya memiliki tantangan tersendiri terutama untuk guru mata pelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK), pembelajaran yang dilaksanakan dari rumah tentunya harus mampu untuk meningkatkan tarap kebugaran siswa, keterampilan motorik dan nilai-nilai yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan sosial, sehingga materi pelajaran harus disusun ulang secara seksama agar pengalaman belajar pendidikan jasmani didapatkan oleh siswa/siswi, namun diseusikan dengan kemampuan melaksanakan pembelajran siswa di rumah.  

Beberapa waktu yang lalu saya sempat berdiskusi bersama beberapa guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan (PJOK), terkait dengan apa saja yang menjadi kendala dalam proses pengajaran dalam pembelajaran jarak jauh yang telah dilaksanakan selama ini. Beberapa guru pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan mendapatkan beberapa kendala dalam proses pembelajaran jarak jauh yang mereka laksanakan.

Kendala umum yang dihadapi dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh ini, di antaranya;

1. Fasilitas media mengajar elektronika (komputer, laptop, hp android) ini tidak semua siswa memiliki,

2. Tidak semua siswa mampu mengakses internet (tidak memiliki paket data)

3. Tidak dapat dipungkiri bahwa terdapat juga guru penjas yang tidak mampu memanfaatkan media mengajar elekronik berbentuk hardware dan software dengan baik atau gaptek,

3. Background guru madrasah yang pendidikannya tidak linier untuk mengajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan namun mendadak jadi guru penjas olahraga dan kesehatan menjadi sebuah kendala, karna sebagian dari mereka kurang memahami pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan, bahkan menganggap pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan merupakan mata pelajaran yang tidak dianggap penting.

4. Akses internet yang terbatas di tiap-tiap wilayah, karna secara geografis kabupaten pandeglang merupakan daerah pegunungan yang infrastrukturnya masih tertinggal dari wilayah lainnya.

5. Sejauh ini guru penjas juga kebingungan memilih dan memanfaatkan platform teknologi atau online learning yang dapat memenuhi pengajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan.

Komentar